Otoritas Amerika Tuduh Wasit Somalia Terlibat Organisasi Teroris

Omar Abdulkadir Artan
Wasit Omar Abdulkadir Artan. (Dok. sportnewsafrica)

Lokabola.com Seorang pejabat Amerika Serikat menyatakan pihaknya menolak masuk wasit asal Somalia, Omar Artan, karena memiliki keterkaitan dengan anggota organisasi teror yang dicurigai.

“Individu ini berupaya masuk ke Amerika Serikat. Setelah pemeriksaan lebih lanjut oleh CBP [Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan], ditemukan informasi dia terkait dengan anggota organisasi teror,” ujar sumber dari pemerintahan Trump.

Dengan tuduhan tersebut, Artan otomatis dianggap tidak memenuhi syarat untuk masuk ke Amerika Serikat berdasarkan Undang-Undang Imigrasi dan Kewarganegaraan

Padahal, pria berusia 34 tahun tersebut memegang predikat sebagai wasit terbaik Afrika tahun 2025.

Artan seharusnya mengukir sejarah sebagai orang Somalia pertama yang menjadi wasit di putaran final Piala Dunia.

Bacaan Lainnya

Petugas bandara menghentikan langkahnya di Bandara Internasional Miami pada Senin, 8 Juni 2026.

Penolakan tetap berlaku meskipun sang pengadil lapangan membawa paspor diplomatik dan visa masuk tunggal AS.

Somalia saat ini tercatat sebagai salah satu dari 12 negara dalam daftar larangan perjalanan bentukan Presiden Donald Trump.

“Pelancong tersebut ditolak masuk dan diberi formulir imigrasi yang berisi bagian hukum yang digunakan untuk menyelesaikan deportasi cepat berdasarkan pasal 8235 INA,” kata sumber pemerintah.

Pihak berwenang mengambil tindakan tegas demi menjaga perbatasan domestik.

“Pemerintahan Presiden Trump tidak akan mengizinkan ancaman keamanan apa pun memasuki negara kita – titik,” ucapnya.

Menanggapi tuduhan itu, Artan membantahnya saat menjalani proses interogasi di area imigrasi.

“Saya ditanya oleh petugas perbatasan terkait hubungan dengan kelompok militan Somalia Al Shabab dan saya katakan kepada mereka bahwa saya tidak tahu apa pun tentang kelompok tersebut,” kata Artan.

Artan akhirnya mendarat kembali di Bandara Internasional Aden Adde, Mogadishu, pada Rabu, 10 Juni 2026.

Kedatangannya disambut oleh para pejabat pemerintah, perwakilan Federasi Sepak Bola Somalia, sesama rekan wasit, dan warga setempat.

Presiden Hassan Sheikh Mohamud bahkan langsung menerima kunjungan Artan di Istana Kepresidenan.

Agenda Artan berlanjut ke Stadion Mogadishu untuk menghadiri acara publik sekaligus menyaksikan laga Heegan melawan Dekadaha.

Sang wasit sempat memberikan pernyataan singkat kepada awak media di bandara tanpa membuka sesi tanya jawab.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada para pejabat, menteri, anggota parlemen, dan semua orang. Saya ingin berterima kasih kepada negara dan rakyat saya atas dukungan mereka. Dorongan yang saya terima di sini, saya tahu saya akan mendapatkan lebih banyak dukungan di luar [bandara],” tutur Artan.

Ia menerima pembatalan tugas ini dengan lapang dada. Artan kini mengalihkan fokusnya ke turnamen edisi berikutnya.

“Semuanya sudah ditakdirkan. FIFA mendukung saya dengan baik dan terus berkomunikasi dengan saya hingga saya tiba di Mogadishu,” ujarnya.

Pos terkait