Kasus Pencurian Barang Timnas Inggris Terungkap, Ini Daftar Perlengkapan yang Ditemukan

Timnas Inggris
Skuad Timnas Inggris. (Dok. englandfootball)

Lokabola.com – Wali Kota Kansas City, Quinton Lucas, mengungkap insiden pencurian perlengkapan Timnas Inggris saat menuju Piala Dunia 2026. Aparat bergerak cepat menyelidiki hilangnya barang-barang tim di perjalanan menuju markas latihan.

Menurut Lucas, aparat gabungan dari tingkat lokal hingga federal segera bekerja sama menangani kasus pencurian ini. Insiden tersebut terjadi saat perlengkapan diangkut menuju markas latihan mereka di Kansas City.

Jaksa Jackson County, Melesa Johnson, mendakwa dua pria terkait insiden ini. Mustafa Salik dan Erfan Kamal menghadapi tuduhan menerima barang hasil curian, dengan ancaman hukuman hingga tujuh tahun penjara.

Johnson menjelaskan, kedua tersangka bertugas mengangkut perlengkapan tim Inggris. Barang-barang itu dibawa dari fasilitas latihan di West Palm Beach menuju Kansas City.

Seorang detektif berhasil menemukan kembali barang-barang yang hilang tersebut. Nilai total perlengkapan ini ditaksir mencapai 18.145,41 dolar AS atau setara 13.530 poundsterling.

Bacaan Lainnya

Federasi Sepak Bola Inggris (FA) pun mengkonfirmasi sebagian besar perlengkapan latihan telah kembali. Pengembalian ini terjadi sebelum sesi latihan pertama tim di Swope Soccer Village.

Berbagai barang sempat dinyatakan hilang, mulai dari sepatu sepak bola, sarung tangan kiper, hingga jersey bertanda tangan pemain. Bahkan, dua boneka singa dan satu set Lego berbentuk sepatu Nike Air juga masuk daftar.

Kiper cadangan Inggris, Dean Henderson, merasa sangat lega setelah perlengkapannya kembali ke tangan. Menurutnya, insiden ini sempat mengganggu persiapan mereka.

“Ya, syukurlah. Saya rasa barang-barang itu memang dicuri, tetapi kami mendapatkannya kembali sehingga semuanya baik-baik saja,” ungkap Henderson.

Sebelumnya, Timnas Inggris menjalani pemusatan latihan di Florida dalam cuaca hangat. Selama periode ini, skuad asuhan Thomas Tuchel tidak mengalami kendala kebugaran atau cedera serius.

Namun, situasi berubah setibanya tim di Swope Soccer Village, Kansas City. Pihak federasi menemukan beberapa perlengkapan vital tidak berada di lokasi semestinya.

Pos terkait