Atalanta Resmi Tunjuk Maurizio Sarri sebagai Pelatih Baru

Atalanta Resmi Tunjuk Maurizio Sarri sebagai Pelatih Baru. (Dok. Atalanta)

Lokabola.com – Manajemen Atalanta secara resmi mengumumkan penunjukan Maurizio Sarri sebagai pelatih kepala baru untuk tim utama.

Keputusan krusial ini diambil pihak manajemen demi meningkatkan performa dan prestasi tim pada musim kompetisi Serie A mendatang.

Ia dipilih karena memiliki rekam jejak yang sangat mentereng di kancah sepak bola Italia dan Eropa.

Menurut manajemen klub, juru taktik berpengalaman tersebut telah memimpin lebih dari 800 pertandingan profesional sepanjang karier manajerialnya yang gemilang.

Klub mengonfirmasi bahwa penunjukan ini menjadi langkah penting karena Sarri telah mengoleksi trofi bergengsi. Gelar juara Liga Europa UEFA dan kejuaraan kasta tertinggi Italia, Serie A, disebut menjadi bukti sahih kualitas kepemimpinannya.

Bacaan Lainnya

Pada musim kompetisi lalu, ia berhasil memimpin Lazio menembus babak final turnamen domestik Coppa Italia. Catatan apik itu dinilai membuktikan bahwa taktik sang pelatih masih sangat bertaji di kompetisi domestik.

Tidak hanya itu, sang pelatih juga sukses membawa skuad Biancocelesti finis pada posisi kedua klasemen akhir Serie A musim 2022/2023. Ia dinilai mampu memaksimalkan potensi pemain untuk bersaing di papan atas.

Prestasi mentereng lainnya juga diukir saat membawa klub asal Roma tersebut melaju hingga babak 16 besar Liga Champions UEFA musim 2023/2024. Manajemen klub mencatat pencapaian itu sebagai hasil terbaik kedua sepanjang sejarah Lazio di kompetisi tertinggi Eropa.

Pelatih kawakan yang kini telah menginjak usia 67 tahun tersebut lahir di kota Napoli. Namun, ia dibesarkan di wilayah Toskana dan sempat menghabiskan sebagian kecil masa kecilnya di daerah Bergamo.

Perjalanan karier kepelatihannya dinilai sangat luar biasa karena dirintis dari bawah, tepatnya sejak menakhodai liga amatir di provinsi Arezzo. Dari sana, ia terus menapaki setiap level kompetisi sepak bola Italia hingga berhasil menembus puncak Eropa bersama Chelsea.

Setiap tim yang ia tangani disebut selalu memiliki filosofi sepak bola yang sangat jelas. Karakter permainan dan identitas yang kuat secara konsisten berhasil ditanamkan ke dalam skuad asuhannya.

Ia tercatat pernah membimbing klub Sansovino promosi dari kompetisi Eccellenza menuju Serie C2 hanya dalam kurun waktu tiga tahun. Setelah itu, ia sukses membawa Empoli kembali promosi ke kompetisi kasta tertinggi Serie A pada 2014 silam.

Sesi kepelatihan yang mengesankan bersama Empoli membuat namanya dilirik oleh manajemen Napoli pada bursa musim panas 2015. Di klub Neapolitan tersebut, ia bekerja sama secara erat dengan Direktur Olahraga Cristiano Giuntoli.

Ia tercatat sukses mencetak rekor poin tertinggi bagi Napoli di kompetisi Serie A selama tiga musim berturut-turut. Jumlah poin tersebut terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun hingga menyentuh angka 91 poin pada musim 2017/2018.

Klub mengonfirmasi bahwa raihan 91 poin tersebut menjadi rekor tertinggi sepanjang sejarah klub Napoli yang masih bertahan hingga saat ini. Selama menakhodai Napoli, ia juga sukses mengamankan tiket kualifikasi Liga Champions pada setiap musim kompetisi.

Pengakuan internasional akhirnya berhasil diraih pada musim 2018/2019 saat ia menukangi raksasa Inggris, Chelsea. Juru taktik asal Italia itu sukses memimpin armada London Barat merengkuh trofi juara Liga Europa UEFA usai menumbangkan Arsenal di partai final.

Kesuksesan juru taktik senior ini terus berlanjut saat ia memutuskan kembali ke Italia pada musim berikutnya. Ia langsung berhasil merengkuh gelar juara Scudetto Serie A saat dipercaya menangani Juventus.

Berkat kepiawaian taktiknya, ia juga berhasil menyabet penghargaan individu bergengsi berupa trofi Panchina d’Oro untuk musim 2015/2016. Sebelumnya, ia telah membawa pulang penghargaan Panchina d’Argento pada musim 2013/2014.

Pos terkait