Lokabola.com
– Pelatih Persijap Jepara Mario Lemos menegaskan anak asuhnya tidak gentar dan
siap berjuang meraih kemenangan saat menjamu Borneo FC Samarinda.
Laskar Kalinyamat dijadwalkan
meladeni tantangan Pesut Etam pada laga pekan ke-33 BRI Super League 2025/26 di
Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Minggu (17/15/2026) pukul 19.00 WIB.
“Setelah laga lawan Persita
yang berhasil kita menangi, pemain diberi kesempatan istirahat sebelum kembali
bersiap. Kita masuk ke pekan ke-33 pada kompetisi yang panjang. Persiapan kita
lancar dan pemain sudah siap,” ujar Mario Lemos dalam sesi konferensi pers
menjelang pertandingan di Jepara, Sabtu (16/05/2026).
Tuan rumah saat ini sudah
dipastikan aman dari ancaman turun kasta musim depan. Kendati demikian, juru
taktik asal Portugal tersebut tetap menuntut performa terbaik dari skuadnya
demi mempersembahkan poin penuh bagi suporter di laga kandang pamungkas.
Misi mengamankan tiga poin di
markas sendiri diprediksi berjalan sengit. Borneo FC datang dengan motivasi
berlipat ganda karena sedang bersaing ketat memperebutkan takhta juara kasta
tertinggi sepak bola Indonesia.
Tim tamu kini menempel ketat
Persib Bandung di papan atas klasemen sementara. Kedua tim tersebut sama-sama
mengoleksi 75 poin, dengan Pesut Etam berada di peringkat kedua di bawah Maung
Bandung.
“Dan setelah kita dipastikan
tak terdegradasi, ini yang membuat anak-anak akan main dengan enjoy. Tapi kita
tetap bertanggungjawab di laga besok. Apalagi kita main di kandang sendiri dan
kita akan berjuang untuk hasil positif di laga besok,” kata Mario Lemos.
Persijap mendapatkan ujian
berat pada dua pertandingan penutup kompetisi musim ini. Mereka harus
berhadapan dengan dua klub raksasa yang tengah bersaing memperebutkan trofi
juara, yaitu Borneo FC dan Persib.
“Pertama kita lawan Borneo FC,
setelah itu lawan Persib. Kita tahu kedua tim sedang berburu gelar juara. Namun
kita juga sudah dapat penuhi target tak terdegradasi. Tampil di kandang membuat
kita lebih semangat untuk berjuang memenangkan laga. Kita akan tetap fight,”
ucapnya.
Perjalanan Laskar Kalinyamat
dalam mengarungi kompetisi BRI Super League 2025/26 diakui penuh dengan
dinamika. Lemos menganggap dinamika tersebut sebagai bagian dari drama olahraga
yang luar biasa.
“Di sepakbola ada naik dan
turun. Kita di putaran pertama dapat tujuh kekalahan beruntun. Tapi di putaran
kedua kita bisa mencatat delapan laga tak terkalahkan. Itulah hal-hal yang
hanya terjadi di sepakbola,” katanya.





