Lokabola.com – Teka-teki mengenai siapa yang akan menakhodai Persija Jakarta untuk mengarungi musim kompetisi 2026/2027 akhirnya akan segera terjawab.
Persija akan mengumumkan pelatih baru dalam konferensi pers pada Senin, 8 Juni 2026 pukul 13.00 WIB secara eksklusif melalui Persija TV.
Langkah cepat ini diambil manajemen setelah mereka resmi menyepakati perpisahan dengan juru taktik asal Brasil, Mauricio Souza, pada akhir Mei lalu akibat tidak terpenuhinya target utama untuk menjuarai kompetisi.
Keputusan manajemen Persija untuk tidak memperpanjang kontrak Mauricio Souza sempat mengejutkan sebagian pihak.
Pasalnya, di bawah kendali mantan pelatih Madura United tersebut, Persija sebenarnya mencatatkan performa yang terbilang luar biasa.
Namun, Direktur Persija, Mohamad Prapanca, menegaskan bahwa standar tinggi telah ditetapkan sejak awal kerja sama.
Karena target mengangkat trofi juara belum berhasil diraih, manajemen memilih untuk mencari nakhoda baru yang dinilai mampu mengembalikan mental juara dan membawa stabilitas tim ke level tertinggi.
Seiring dengan kosongnya kursi kepelatihan, rumor mengenai suksesor Mauricio Souza langsung berembus kencang.
Salah satu nama yang paling santer dibicarakan bahkan sampai disorot oleh media Korea Selatan, News Worker, adalah eks pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong (STY).
Persija saat ini dihuni oleh deretan “murid kesayangan” STY sewaktu di Timnas Indonesia, seperti Rizky Ridho, Witan Sulaeman, hingga pemain muda terbaik musim lalu, Dony Tri Pamungkas. Hal ini dinilai akan mempercepat proses adaptasi taktik.
Pengumuman pelatih baru ini juga menandai awal dari perombakan besar-besaran skuad Persija.
Selain gerbong tim kepelatihan asal Brasil yang ikut hengkang bersama Mauricio, manajemen Macan Kemayoran juga diketahui telah melepas sejumlah pemain asingnya untuk memberikan ruang bagi skema taktis pelatih anyar.
Siapakah yang akan diperkenalkan secara resmi di Jakarta International Stadium (JIS) esok hari? Apakah proyek ambisius mendatangkan Shin Tae-yong akan menjadi kenyataan, ataukah Persija memberikan kejutan dengan nama lain?





