Mezian Mesloub Masuk Daftar 10 Pencetak Gol Termuda Sepanjang Sejarah Ligue 1

 

Lokabola.com
– Penyerang Lens, Mezian Mesloub mencatatkan namanya dalam daftar sepuluh
pencetak gol termuda sepanjang sejarah Ligue 1 Prancis.

Mesloub pun mengaku senang atas pencapaian yang dia raih di
usia mudanya itu.

“Rasanya luar biasa. Gol ini memberi kami kemenangan. Kami
tertinggal 2-0 dan berhasil memenangkan pertandingan dalam suasana yang
menakjubkan. Ini luar biasa!” kata striker muda itu setelah pertandingan Jumat
lalu.

Putra dari mantan pemain internasional Aljazair Walid
Mesloub tersebut menembus sejarah kompetisi pada usia yang baru menginjak 16
tahun enam bulan. Keberhasilan ini diraih usai dirinya membobol gawang Nantes.

Mesloub mencetak gol penentu yang membawa timnya meraih
kemenangan 1-0. Dirinya membobol gawang lawan hanya lima detik setelah masuk
sebagai pemain pengganti.

Catatan waktu kilat itu sekaligus menjadi yang tercepat bagi
seorang pemain pengganti di Ligue 1 McDonald’s. Lembaga statistik Opta mencatat
rekor ini sejak musim 2006/07.

Pencapaian Mesloub melampaui rekor pemain pengganti tercepat
sebelumnya milik pilar Auxerre Ireneusz Jelen. Jelen mencetak gol dalam waktu
enam detik melawan Lorient pada Oktober 2007.

Daftar pencetak gol paling belia di kompetisi teratas
Prancis sendiri saat ini masih dipimpin oleh pemain Lens lainnya. Posisi
teratas tersebut dipegang oleh Richard Krawczyk.

Krawczyk mencatatkan namanya di papan skor saat melawan
Angers SCO pada September 1963. Usia sang pemain kala itu baru 16 tahun, 3
bulan, dan 15 hari.

Legenda Saint-Etienne Laurent Roussey menguntit tepat di
posisi kedua. Roussey mencetak gol dalam sejarah kompetisi dengan usia hanya
sepuluh hari lebih tua dari Krawczyk.

Peringkat tiga besar dilengkapi oleh mantan penyerang OGC
Nice Neal Maupay. Maupay mencetak gol ke gawang Evian pada 15 Desember 2012
saat berusia 16 tahun, 4 bulan, dan 1 hari.

Mantan pelatih OGC Nice Claude Puel memberikan debut gol
tersebut pada penampilan keenam Maupay sebagai pengganti. Maupay sebelumnya
sudah memenangkan Coupe Gambardella pada usia 15 tahun.

Dirinya dinilai memiliki kemampuan di atas rata-rata pemain
seusianya saat tampil di kelompok umur yang lebih tinggi. Puel tidak ragu
menurunkan sang pemain karena kualitas performanya di lapangan.

“Jika saya memainkannya, itu bukan karena dia berusia 16
tahun tetapi karena dia pantas mendapatkannya,” kata Puel.

Related posts