Lokabola.com – Pelatih Timnas Swedia, Jon Dahl Tomasson telah mengumumkan daftar pemain yang dibawa ke Piala Dunia 2026.
Timnas Swedia memasuki era baru yang sangat menarik di bawah asuhan pelatih Jon Dahl Tomasson.
Dengan barisan lini serang yang diisi oleh beberapa talenta paling mematikan di Eropa, Blågult (Si Biru-Kuning) siap menjadi kekuatan yang diwaspadai dalam peta persaingan sepak bola internasional tahun 2026.
Generasi emas baru Swedia saat ini bertumpu pada ketajaman lini depan mereka. Kombinasi antara kekuatan fisik, kecepatan, dan kreativitas gelombang baru ini menjadi warna baru bagi Swedia.
Dunia sedang menyoroti Viktor Gyökeres, yang penampilannya bersama Arsenal menjadikannya salah satu striker paling diburu raksasa Eropa.
Gaya mainnya yang mengandalkan determinasi fisik dan penyelesaian akhir klinis melengkapi kelincahan Alexander Isak.
Di sisi sayap, Jesper Karlstrom bertindak sebagai motor kreativitas utama yang bisa memecah konsentrasi bek lawan.
Didukung oleh sejumlah gelandang berpengalaman membuat transisi bola dari lini belakang ke lini depan berjalan jauh lebih cair.
Daftar di bawah ini merupakan para pemain utama yang menjadi pilar inti Swedia di Piala Dunia 2026:
Kiper: Viktor Johansson (Stoke City), Kristoffer Nordfeldt (AIK), Jacob Widell Zetterstrom (Derby).
Bek: Hjalmar Ekdal (Burnley) , Gabriel Gudmundsson (Leeds) , Isak Hien (Atalanta), Emil Holm (Juventus), Gustaf Lagerbielke (Braga), Victor Lindelof (Aston Villa) , Erik Smith (St Pauli), Carl Starfelt (Celta Vigo), Elliot Stroud (Mjallby), Daniel Svensson (Borussia Dortmund).
Gelandang: Taha Ali (Malmo), Yasin Ayari (Brighton) , Lucas Bergvall (Spurs) , Jesper Karlstrom (Udinese), Ken Sema (Pafos), Mattias Svanberg (Wolfsburg), Besfort Zeneli (Union SG).
Penyerang: Alexander Bernhardsson (Holstein Kiel), Anthony Elanga (Newcastle) , Viktor Gyokeres (Arsenal) , Alexander Isak (Liverpool) , Gustaf Nilsson (Club Brugge), Benjamin Nygren (Celtic).
Jon Dahl Tomasson dikenal menyukai skema permainan menyerang yang cair, sering kali menerapkan formasi modern berbasis 3-4-1-2 atau 4-2-3-1 untuk mengakomodasi Isak dan Gyökeres secara bersamaan di lini depan.





